Pengajian PCM Modo Prof Zainudin Maliki
LAMONGAN, Suara Muhammadiyah – Merupakan hari yang ditunggu tunggu keluarga besar Muhammadiyah Cabang Modo. Kedatangan tamu yang spesial yakni Prof Dr H Zainudin Maliki MSi Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhamadiyah Jawa Timur untuk memberikan pengajian rutin Ranting Muhammadiyah secabang Modo, Ahad (27/2/2022)
Zainudin Maliki diagendakan mengisi pengajian rutin PCM Modo yang diadakan di Ranting Muhammadiyah Medalem. Pada acara pengajian ini Zainudin disambut oleh tim Drum Band dari MI Muhammadiyah Medalem (Muhda) sekaligus mengenalkan ekstrakulikuler kepada beliau.
Pengajian ini dibuka dengan sambutan dari PRM Medalem yang diwakili Drs H Tasir MPd. Selanjutnya sambutan ketua PCM Modo yang disampaikan Ali Shodiqin.
Zainudin mengawali ceramahnya dengan bertanya kepada para hadirin. Apa tujuan Muhammadiyah didirikan ? Apa yang mencerahkan untuk umat yang berkemajuan ?”.
Dalam ceramahnya, Anggota DPR RI Dapil X Lamongan dan Gresik ini mengatakan bahwa Persyarikatan Muhammadiyah didirikan atas keikhlasan oleh pendirinya KH Ahmad Dahlan. Dengan semangat amar ma’ruf nahi mungkar Muhammadiyah berkembang pesat sampai saat ini.
Terkait tujuan Muhammadiyah didirikan, anggota komisi X Fraksi PAN ini menegaskan bahwa tujuan Muhammadiyah yakni menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.
“Muhammadiyah merupakan gerakan Islam dakwah amar ma’ruf nahi munkar dan tajdid bersumber pada al-Qur’an dan as-Sunnah as-Sohihah,” ungkap Peraih Top 100 World Sciences Scientists in Indonesia 2022 versi AD Scientific Index itu.
Lanjut Zainudin, Persyarikatan Muhammadiyah telah banyak mencerahkan umat melalui dakwah dan amal usahanya yang diperuntukkan seluruh bangsa Indonesia. Sudah banyak kemanfaatan yang dirasakan oleh umat melalui Muhammadiyah ini
Kemudian anggota DPR RI periode 2019–2024 nomor 507 ini menyampaikan perkembangan pendidikan dan politik yang saat ini terjadi di tanah air. Ia menyampaikan bahwa apa yang dilakukan di legislatif adalah bagian dakwah amar makruf nahi munkar. Semua itu ia lakukan semata mata untuk jihad politik Muhammadiyah.
Disisi lain Penasehat Dewan Pendidikan Jatim ini membagikan paket beasiswa yang berupa KIP dan UKT. Ada 8 calon mahasiswa penerima KIP yang memenuhi persyaratan dari PCM Modo.
Sebelum mengakhiri acara pengajian ini, Zainudin bertanya siapa yang mau masuk surga. Seluruh peserta pengajian sontak menjawab mau masuk sorga.
Lalu mantan Rektor UM Surabaya dua periode ini menyampaikan bahwa syarat masuk surga harus mempunyai iman dan ilmu yang cukup. Maka di sinilah pentingnya pengajian itu.
Di penghujung ceramahnya, Zainudin memberikan kuis dengan beberapa pertanyaan. Pertanyaan pertama, siapa yang mendirikan persyarikatan Muhammadiyah,
Pertanyaan kedua, kapan berdirinya Muhammadiyah
Pertanyaan ketiga, apa tujuan Muhammadiyah
Sontak santri TPQ Al Ikhlas Medalem, siswa MIM Medalem maju beramai berebut menjawab. Lalu disambut juga IPM bahkan bapak PRM dan ibu ibu PRA turut serta berebut menjawab kuis dengan hadiah uang 100 ribu dan beberapa buku karyanya Menyuarakan Kewarasan Publik dalam Politik.
Di akhir pengajian ini dibagikan juga paket sembako kepada siswa yatim dan kurang mampu sebanyak 7 paket oleh LKSA (Layanan Kesejahteraan Sosial dan Anak) MPS PCM Modo. (Fathurrahim Syuhadi)





